Rintik-Rintik Daun Kehidupan
Berbagi adalah hal yang sangat indah. inilah kata-kata yang sering melintas
di telinga kita. tapi apakah ketika keadaan kita kekurangan kita akan tetap
berbagi?? ( ohh pertanyaan yang sangat sulit hehe )
Akhir bulan bagi anak kos sungguh sangat menyebalkan apalagi habis kena musibah, yang mengakibatkan terogohnya kantong. yah itulah yang aku rasakan di bulan ini, Bulan kelahiran ku yang seharusnya aku hidup dengan kemakmuran, hidup dengan kejutan-kejutan indah yang menyenangkan dan hal-hal yang menggembirakan hehe. semua itu tak terjadi dalam dedaunan kehidupan ku. setelah kejadian leptop ku bulan kemarin yang biayanya juga diambil dari uang bulan ini, otomatis uang bulan ini berkurang kan?, inilah hal sangat mengerikan (hehe kayak mau di sembur naga aja). karna aku kagak berani ngomong ke orang tua tentang masalah ku.
Eits... tunggu dulu guys jangan menyalahkan saya dulu hehe. jadi kenapa saya seperti itu, yang pasti ada alasan yang saya pertimbangkan dong. Pertama pastilah seorang anak gak mau membebani orang tuanya, ya kan?? apalagi kalau dilihat keadaan orang tua ku hari ini, yah semooga Allah memudahkan rizki orang tua ku Aamiin. dulu saya gampang ngomong tentang uang ke orang tua, ada masalah ini itu yang membutuhkan uang it's okay tinggal bilang terus beberapa hari kemudian di transfer ato tinggal di tambah uang bulanannya. yah itu dulu, sekarang udah beda, dulu keuangan keluarga ku masih kuat, bahkan tanpa orang tua ku kerja uang datang sendiri, nah kalau sekarang sudah BEDA jadi tolong di maklumi ya hehe. sekarang orang tua ku harus kerja mencucurkan keringat dan melibatkan tangannnya sendiri lagi, usaha yang dulu dilanda musibah, semua usaha yang di dirikan jatuh semua ya kecuali uasaha yang terakhir. doakan saja semoga usaha terakhir ini jaya, melejit, sukses dan bisa punya banyak cabang. Aamiin ya Allah.
Alasan kedua supaya tidak menjadi pikiran orang tua. kenapa ini menjadi alasan kedua karena pikiran orang tua akan kemana-mana jika sang buah hatinya yang tercinta sedang dilanda musibah.takutnya kagak bisa makan. Apalagi Ibu, ibu akan rela mempertaruhkan segalanya untuk anaknya supaya bahagia walaupun itu nyawa. hehe alay banget ya tapi memang seperti itu guys. percaya deh.
Jadi inget my pap tercinta pernah ngasih nasihat “ sebenernya Allah memberi ujian kekurangan harta pada hambanya, tak lain hanya ingin melihat apakah ketika kekurangan akan tetap berbagi ke pada sesama??”. walah aku denger nasihat ini langsung membenarkan dalam hati. yah benar, Allah memberi cobaan pada hambanya pasti tidak tanpa alasan. Allah hanya ingin menguji hambanya untuk naik kelas yang lebih tinggi, dan ujian Allah itu macem-macem. semua ujian yang Allah berikan hanya untuk semakin mendekatkan hambaNYa pada-Nya
Duh-duh jadi ngomong ngalur ngidul, yap maksudku sebagai anak kos yang lagi kinmis alias kantong miskin yang untuk membeli makan aja mikir-mikir dulu apalagi mau jajan. walah untuk satu ini pasti di tahan-tahan ampe ngiler hehe. kadang dalam situasi yang seperti ini seseorang akan cenderung pelit amit-amit, contoh nih satu kos lagi kekeringan air minum, nah yang punya air minum hanya kamar kita dan semuanya selalu minta ke kamar kita duh dengan keadaan kinmis mah ada rasa gimana gitu dalem hati,(hayo loo ngaku aja, pasti berueg-uneg kn? hihih) untuk satu dua orang sih gapapa tapi kalo udah seRT minta semuanya kan jadi dongkol hehe.
Begini guys berbagi hal-hal sepele seperti Air minum, makanan besar, uang infak, pulsa, dan lain-lain jika lagi kere pasti kita susah banget ngebuka hati untuk berbagi, jangan takutlah untuk memberi sedikit pada temen kita toh gak bakal buat kita miskin semiskin miskinya toh? ya aku mudeng keadaannya kita lagi kinmis alias kantong miskin. tapi cobalah buat ikhlas berbagi in sya Allah pasti di bales oleh Allah, sebenernya ketika hati merasa nggak ihklas berbagi itu dari syetan, coba deh buka surah al-baqoroh ayat 268.
Bagi temen-temen yang demawan sekalian bisa jadi ketika kita di uji dengan kesusahan, Allah pengen tau, apakah ketika kita di uji dengan kekurangan kita akan tetap berbagi? seperti ketika di beri kelebihan?? atau bahkan sebaliknya??
Akhir bulan bagi anak kos sungguh sangat menyebalkan apalagi habis kena musibah, yang mengakibatkan terogohnya kantong. yah itulah yang aku rasakan di bulan ini, Bulan kelahiran ku yang seharusnya aku hidup dengan kemakmuran, hidup dengan kejutan-kejutan indah yang menyenangkan dan hal-hal yang menggembirakan hehe. semua itu tak terjadi dalam dedaunan kehidupan ku. setelah kejadian leptop ku bulan kemarin yang biayanya juga diambil dari uang bulan ini, otomatis uang bulan ini berkurang kan?, inilah hal sangat mengerikan (hehe kayak mau di sembur naga aja). karna aku kagak berani ngomong ke orang tua tentang masalah ku.
Eits... tunggu dulu guys jangan menyalahkan saya dulu hehe. jadi kenapa saya seperti itu, yang pasti ada alasan yang saya pertimbangkan dong. Pertama pastilah seorang anak gak mau membebani orang tuanya, ya kan?? apalagi kalau dilihat keadaan orang tua ku hari ini, yah semooga Allah memudahkan rizki orang tua ku Aamiin. dulu saya gampang ngomong tentang uang ke orang tua, ada masalah ini itu yang membutuhkan uang it's okay tinggal bilang terus beberapa hari kemudian di transfer ato tinggal di tambah uang bulanannya. yah itu dulu, sekarang udah beda, dulu keuangan keluarga ku masih kuat, bahkan tanpa orang tua ku kerja uang datang sendiri, nah kalau sekarang sudah BEDA jadi tolong di maklumi ya hehe. sekarang orang tua ku harus kerja mencucurkan keringat dan melibatkan tangannnya sendiri lagi, usaha yang dulu dilanda musibah, semua usaha yang di dirikan jatuh semua ya kecuali uasaha yang terakhir. doakan saja semoga usaha terakhir ini jaya, melejit, sukses dan bisa punya banyak cabang. Aamiin ya Allah.
Alasan kedua supaya tidak menjadi pikiran orang tua. kenapa ini menjadi alasan kedua karena pikiran orang tua akan kemana-mana jika sang buah hatinya yang tercinta sedang dilanda musibah.takutnya kagak bisa makan. Apalagi Ibu, ibu akan rela mempertaruhkan segalanya untuk anaknya supaya bahagia walaupun itu nyawa. hehe alay banget ya tapi memang seperti itu guys. percaya deh.
Jadi inget my pap tercinta pernah ngasih nasihat “ sebenernya Allah memberi ujian kekurangan harta pada hambanya, tak lain hanya ingin melihat apakah ketika kekurangan akan tetap berbagi ke pada sesama??”. walah aku denger nasihat ini langsung membenarkan dalam hati. yah benar, Allah memberi cobaan pada hambanya pasti tidak tanpa alasan. Allah hanya ingin menguji hambanya untuk naik kelas yang lebih tinggi, dan ujian Allah itu macem-macem. semua ujian yang Allah berikan hanya untuk semakin mendekatkan hambaNYa pada-Nya
Duh-duh jadi ngomong ngalur ngidul, yap maksudku sebagai anak kos yang lagi kinmis alias kantong miskin yang untuk membeli makan aja mikir-mikir dulu apalagi mau jajan. walah untuk satu ini pasti di tahan-tahan ampe ngiler hehe. kadang dalam situasi yang seperti ini seseorang akan cenderung pelit amit-amit, contoh nih satu kos lagi kekeringan air minum, nah yang punya air minum hanya kamar kita dan semuanya selalu minta ke kamar kita duh dengan keadaan kinmis mah ada rasa gimana gitu dalem hati,(hayo loo ngaku aja, pasti berueg-uneg kn? hihih) untuk satu dua orang sih gapapa tapi kalo udah seRT minta semuanya kan jadi dongkol hehe.
Begini guys berbagi hal-hal sepele seperti Air minum, makanan besar, uang infak, pulsa, dan lain-lain jika lagi kere pasti kita susah banget ngebuka hati untuk berbagi, jangan takutlah untuk memberi sedikit pada temen kita toh gak bakal buat kita miskin semiskin miskinya toh? ya aku mudeng keadaannya kita lagi kinmis alias kantong miskin. tapi cobalah buat ikhlas berbagi in sya Allah pasti di bales oleh Allah, sebenernya ketika hati merasa nggak ihklas berbagi itu dari syetan, coba deh buka surah al-baqoroh ayat 268.
Bagi temen-temen yang demawan sekalian bisa jadi ketika kita di uji dengan kesusahan, Allah pengen tau, apakah ketika kita di uji dengan kekurangan kita akan tetap berbagi? seperti ketika di beri kelebihan?? atau bahkan sebaliknya??
Komentar
Posting Komentar