Cukuplah Allah atas segala sesuatu



Memang tidak mudah menyerahkan semua urusan kepada sang robb, banyak diantara kita yang tak percaya, ragu, bahkan ada yang sampai mengharap kepada selain-Nya. Padahal kalo kita mau menyerahkan semua urusan kita pada Allah, maka tak aka nada kata GALAU dalam kamus kehidupan kita.

sebagai contoh mengerjakan pekerjaan yang menyebabkan lalai terhadap perintah Allah, ketika Allah memanggil tak pernah dihiraukan dan tetap asik pada pekerjaanya, dia pikir rezeky yang datang itu hasil dari keringat dia sendiri, dia takut apabila meninggalkan pekerjaanya tuk sebentar saja menghadap robnya akan kehilangan pekerjaanya, takut dipecat oleh atasan, takut tak akan mendapat penumpang, takut omset milyaran akan hangus, dan berbagai ketakutan yang lainnya disebabkan kepercayaan yang rendah terhadap robbnya.

dia luapa bahwa yang memberi rezeki itu Allah, sang maha kaya, yang memberi dia pekerjaan itu Allah, sang Maha dari segala Maha, Allah pun bisa mengambil pekerjaan yang telah dia berikan kepada manusia, Allah mampu menurunkan musibah kepada seorang hamba, pun Allah mampu membuat hambanya bahagia, Allah pun mampu menambah rezki, mampu menambah gaji seorang pekerja dan mampu untuk berbuat apapun, pantaskah kita mengesampingkan perintahnya?? masihkah kita ragu akan adaNya?
“(Dialah) tuhan masyriq dan magrib, tiada tuhan (yang berhak disembah) melainkan ia, maka ambilah Dia sebagai pelindung.”( Al- Muzammil: 9)
Tafsirnya: Dialah penguasa timur dan barat, tiada yang berhak disembah melainkan Dia, maka bersandarlah padaNya dan serahkan segala urusan padaNya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

just for you

Kewajiban Puasa Ramadhan

tafsir al-muyassar tentang Al-Wakiil