Riwayat Hidup Abu Dawud
Riwayat Hidup
Abu Dawud
Nama lengkap
Abu Dawud adalah Abu Dawud Sulaiman bin al;-Asy’as bin Ishaqbin Basyir bin
Syidad bin Imran al-Azdi al-Sijistani. Beliau dilahirkan di Sijistan, suatu
kota di Basrah, pada tahun 202 H. Sebagai ulama mutaqaddimin yang
produktif, beliau selalu memanfaatkan waktunya untuk ilmu dan ibadah.
Abu Dawud
terlahir ditengah keluarga yang agamis. mengawali intelektualitasnya, Abu Dawud
mempelajari Al-Qura’an dan literature
(bahasa) Arab serta sejumlah materi lain sebelum mempelajari hadist.
Setelah
dewasa, beliau melakukan perjalanan yang intensif ke beberapa negara untuk
mempelajari hadist diantaranya Hijaz, Syam, Mesir, Irak, Jazirah Arabia,
Khurasan, Naisabur, dan Basrah.
Pola hidup
sederhana tercerminn dalam kehidupanya. Maka tidak heran jika banyak ulama
semasanya atau sesudahnya memberikan gelar zahid (mampu meninggalkan
hal-hal yang bersifat duniawi) dan wara (teguh atau tegar dalam
mensikapi kehidupan).
Abu Dawud
meraih reputasi yang tinggi di basrah, setelah Basrah mengalami kegersangan
ilmu pasca serbuan Zenji pada tahun257 H. Abu Dawud memberi pengajaran di
Basrah atas permintaan Gubernur Abu Ahmad. Abu Dawud memberi ilmu pada pejabat
terhormat maupun rakyat jelata. Beliau menjadi ulama hadis terkenal di masanya.
Pada tahun 275
H. Abu Dawud menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 73 tahun atau tepat
pada tanggal 16 syawal 275 H. di Basrah.[1]
Komentar
Posting Komentar